Sejarah Sepak Bola Indonesia


Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2024 di Qatar.
Foto: Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia 

Sepak bola menjadi salah satu cabang olahraga populer di dunia termasuk di Indonesia. Sepak bola merupakan jenis olahraga permainan seni mengolah bola yang dilakukan secara tim yang beranggotakan 11 orang pemain.

Sepak bola diketahui sudah ada dan dikenal sejak lama bahkan dari masa sebelum masehi. Hingga kini sepakbola masih terus berkembang di berbagai belahan dunia.

Meski kini permainan sepak bola identik dengan digemari oleh para kaum laki-laki, namun tidak sedikit juga perempuan yang menyukai dan turut bermain.

Dalam permainan sepak bola, tujuan utamanya adalah mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memasukan bola ke gawang lawan. Selain itu, permainan juga mengharuskan sikap menjunjung tinggi sportifitas antar pemain baik kawan maupun lawan.

Sejarah Sepak Bola di Indonesia

Di Indonesia sendiri, permainan sepak bola modern diketahui dibawa oleh Belanda pada zaman penjajahan. Organisasi sepak bola yang pertama kali berdiri di Indonesia adalah Nederland Indische Voetbal Bond (NIVB).

Pada masa itu, sepak bola di pulau Jawa hanya dimainkan oleh orang-orang Belanda dan masyarakat terpelajar yang memiliki akses. Artinya, sepak bola modern belum menjadi olahraga yang merakyat.

Kemudian seiring berkembangnya sepak bola di dunia, olahraga itu juga kian berkembang di Indonesia. Tercatat pada 1915, mulai bermunculan klub-klub sepak bola yang digawangi oleh warga Tionghoa di Indonesia.

Lalu pada tahun 1920, klub seperti UMS Jakarta dan Surabaya berhasil menjadi klub terhebat dalam persepakbolaan Hindia Belanda.

Beberapa tahun setelah itu, dibentuklah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI ) yang didirikan di Yogyakarta pada 19 April 1930. Pemimpin PSSI pertama kala itu adalah Soeratin Sosrosoegondo, sebagaimana dilansir dari laman resmi PSSI.

Didirikannya PSSI ini memiliki tujuan untuk menggunakan sepak bola sebagai alat untuk menyebarkan semangat nasionalisme di kalangan pemuda dan menentang penjajahan Belanda.

Setelah berdirinya PSSI, kompetisi tahunan di Indonesia mulai berjalan mulai dari tahun 1931 hingga 1941. Kompetisi berhenti dari tahun 1942 hingga 1950 saat Jepang mulai masuk menjajah Indonesia hingga masa awal kemerdekaan. Baru setelah itu tahun 1951 PSSI kembali berjalan.

Pada tanggal 19 April 1930, tokoh-tokoh sepak bola berkumpul untuk mendirikan PSSI secara diam-diam untuk menghindari pengawasan Belanda. PSSI dibentuk dengan Soeratin Soesrosoegondo sebagai Ketua Umum.

Soeratin juga memimpin pembentukan badan olahraga nasional, Ikatan Sport Indonesia (ISI), pada tahun 1938. PSSI dan ISI bertujuan memperkuat olahraga Indonesia melawan dominasi Belanda.

LIGA PROFESIONAL INDONESIA 

Liga sepak bola pertama di Indonesia dimulai pada tahun 1930-an dan dikenal sebagai "Perserikatan", berlangsung hingga 1979.

Tahun berikutnya, 1979–1980 diperkenalkan kompetisi Liga Sepak Bola Utama atau Galatama yang terdiri dari sebuah divisi tunggal (kecuali pada musim tahun 1983 dan 1990 terdiri dari 2 divisi) dan dianggap lebih semi-profesional.

Saat itu, Perserikatan maupun Galatama tetap berjalan sendiri-sendiri. Galatama merupakan kompetisi sepak bola. Galatama menjadi salah satu pioner kompetisi semi-professional dan professional di Asia selain Liga Hong Kong.

Pada 1994, PSSI menggabungkan Perserikatan dan Galatama dan membentuk Liga Indonesia, tujuannya adalah meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Fanatisme suporter di Perserikatan bercampur dengan profesionalisme dari Galatama.

Liga Super Indonesia terbentuk pada tahun 2008, menggantikan Divisi Utama sebagai liga sepak bola profesional pertama di Indonesia. Namun, dualisme kompetisi muncul pada 2011 dengan Liga Prima Indonesia.

Pada tahun 2014, Liga Primer Indonesia dan Liga Super Indonesia digabungkan menjadi Liga Indonesia tetapi PSSI dihadapkan pada sanksi FIFA dan dibekukan pada 2015.

Setahun kemudian, sanksi dicabut dan kompetisi profesional di Indonesia diberi nama Liga 1, yang diselenggarakan oleh PT Liga Indonesia Baru sejak 2017. 

INDONESIA TAMPIL DI PIALA DUNIA

Di panggung internasional, Indonesia pernah menjadi tim Asia pertama yang lolos ke Piala Dunia FIFA 1938 yang waktu itu masih bernama tim nasional sepak bola Hindia Belanda. Pada Olimpiade Musim Panas 1956, tim nasional Indonesia berhasil bermain imbang tanpa gol saat melawan Uni Soviet pada pertandingan pertama sebelum kalah 0-4 pada pertandingan kedua. Saat itu Uni Soviet merupakan salah satu negara adidaya dan salah satu tim sepak bola terkuat di dunia dan diperkuat oleh pemain legendaris mereka Lev Yashin.

Pada tingkat benua, Indonesia meraih medali perunggu dalam sepak bola putra di Asian Games 1958. Penampilan pertama kembali Indonesia di Piala Asia AFC adalah pada tahun 1996. Dengan hasil imbang melawan Kuwait pada pertandingan pertama dan dua kekalahan dalam dua pertandingan berikutnya melawan Korea Selatan dan tuan rumah Uni Emirat Arab.

STRUKTUR STATISTIK

NEGARA                         INDONESIA

JULUKAN                       PASUKAN GARUDA

KLUB                              400+

LIGA                               LIGA 1 BRI

                                        LIGA 2 &3

BADAN PENGATUR     PSSI

PERINGKAT FIFA         129 (2024)

PELATIH TIMNAS      SHIN TAE YONG (2024)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIAPAKAH GOAT YANG SEBENAR NYA?

LIGA BERGENGSI DIDUNIA